Selasa, 18 Oktober 2016

Dreams?



Namanya cita cita kadanh ada yang kesampean ada juga yg engga. Tapi 9 dari 10 cita cita pasti ga kesampean. Waktu kecil pernah ditanya "kamu kalo udah gede mau jd apa?" Dan jawaban standard umat manusia di jaman itu adalah dokter, pilot, arsitek, astronot dan pekerjaan keren lainya. Pekerjaan itu ga berlaku di gue. Gue kecil bercita cita menjadi assassin ... 

Ya... assassin ...  

Kenapa anak sekecil gue tau assassin ? Gue seneng bgt nonton ninja hatori. Saking senengnya gue minta nyokap gue beli vcd ninja hatori di pasar mampang. Kesesatan terjadi karena nyokap gue beli vcd ninja hatori tp dubbing bahasa inggris. Setelah di setel, gue jd kaya wow assasin keren nih. Kebetulan pada jaman itu ada biskuit nissin jg jd gue makin seneng dengan nama assasin

Tp namanya cita cita, 9 dr 10 orang pasti gagal ngeraih cita citanya. Yg 1 orang bisa ngeraih cita cita tp karena biasanya dr keluarga yg ada darah cita cita tsb / doi bs bayar sekolah mahal buat dptin cita cita itu / ya emang usaha aja sih

Makin gede cita cita udah jd penyanyi dangut dan gue udh ga mau lg jd assasin. Selain cm bisa ngilang, assasin ga pernah naik mv agusta. Jd dia ga keren lg di mata gue.

Back to reality...

Gue ambil kuliah jurusan ilmu komputer bidang programming alias programmer. Gue emang seneng main komputer, tp bukan passion gue sih. Awalnya passion gue adalah arsitek. Gue pengen bgt jd arsitek karena keliatan cool dan kalo punya anak gue bisa pamer "nak, gedung itu ayah yg bikin" atau "nak, kamu tau apa persamaan hotel ini dengan kamu? Sama sama papa yg bikin". Tp kuliah arsitek mahal binggo!!!! Masuknya aja 20jt dan blm anu anuanya. Maka beralih lah gue ke kampus murah tp better lah.

Lulus kuliah gue langsung gercep nyari kerjaan sesuai bidang perkuliahan gue. Mulai dr IT Support, web design, program analyst dll. Tapi emang gue gatau kenapa belom rejeki sampe gue ga diterima semua kantor yg gue lamar. Padahal diliat dr IP jg ga kecil kecil bgt. Diatas 3 bahkan. Skill buat ngoding dll jg gue jago. 

Tapi emang blm rejeki ternyata, gue ga diterima mana mana...

Gue akhirnya putar arah selain IT, gue ngelamar ke pekerjaan pekerjaan yang sebenernya gue gatau apaan itu tapi masih bisa gue pelajari dengan cepat. Gue melamar sebagai MT(management trainee), business analyst, planning, human resources(iya ini ga nyambung), dan marketing

Dari semua itu gue hampir pernah ikut psikotes semuanya. Masalah karir ternyata lebih keren jd MT, karena kalo MT kaya percepatan karir gitu. Dan enaknya adalah kita belajar doang..!!! Kagak kerja..!!! Ntap binggo...!!! 

Finally gue keterima as management trainee di 2 bank!!! Wew ga tuh? Jd gue nunggu pengumuman dr bank ABCdan bank MAGE (lo anagramin sendiri ya). Awalnya gue ngelamar di bank ABC, lalu suruh nunggu 2 minggu buat pengumuman. Sambil nunggu pengumuman bank ABC gue ngelamar lamar yg lain. Dipanggil lah gue sama bank Mage dengan jabatan MT jg. Bedanya bank Mage dan bank ABC adalah pengumumannya cepetan bank Mage. Akhirnya tahap demi tahap kelar dan tepat 2minggu dr waktu yg dijanjikan bank ABC buat pengumuman. Sampe malem gue tungguin ga ada pengumuman, fix gue ga keterima di bank ABC. 

Akhirnya bsk gue tanda tangan kontrak sama bank Mage dan mulai bekerja senin. Esok harinya gue dpt tlp dr bank ABC yg menyatakan gue lolos dan bisa tahap selanjutnya yakni tes kesehatan...

Anjir...

Yah rejeki udah ada yg ngatur, kalo udah sayang tp ga direstuin itu jg udah di atur...

Akhirnya gue bekerja di salah satu bank tersebut sebagai MT. Kerja disana tidak membanggakan buat nyokap gue. Walaupun gaji gue bs dibilang mayan, tp menurut nyokap gue ya gue orang biasa yang kerja di tempat biasa dengan jabatan yang biasa. Nyokap gue punya  2 cita cita selama dia di dunia, yaitu punya anak wisuda dan kerja di tv. Bener bener cita cita yang sangat rendah...

6 bulan berlalu gue kerja di Bank Mage dengan tentram, tetapi karena gue mau membanggakan nyokap gue akhirnya gue pun resign dan gue coba coba ngelamar di beberapa tv lokal. Dari semua tv gue pasti ngelamar sebagai IT baik itu support, programmer maupun analyst. 

dan akhirnya gue diterima oleh salah satu TV swasta, tapi ga sebagai IT melainkan Research Development...

perkerjaan dengan nama keren itu mengharuskan gue menonton tayangan TV hampir 24jam. Baik channel sendiri maupun channel kompetitor. gue yang notabene ga pernah nonton tv, sekarang gue apal banget semua acara TV sampai ke jadwalnya. luar biasa bukan?

hal ini semata mata gue lakukan biar nyokap gue bisa seneng dan merasa berhasil mendidik anak seperti yang dia inginkan (walaupun kalo dia tau aslinya gue kaya apa pasti dia akan memilih jomblo)...

sekarang impian nyokap gue adalah gue S2...

alasannya? bukan, bukan demi masa depan... melainkan biar dari kampung dia cuma dia yang punya anak S2... super syekali...
 

Selasa, 05 Juli 2016

Good For Others, Not Good for Yourself

dalam sebuah hubungan percintaan, hasil akhir yang di impikan pastinya sebuah pernikahan. banyak diluar sana yang mengidam idamkan memiliki pasangan yang dapat membuat nyaman, aman dan tentram selamanya baik dalam hal material, fisikal dan emosional.

ada temen gue namanya erika dan pandu. sepasang kekasih yang menjalin cinta lebih dari 6 tahun sejak dari awal masuk kuliah hingga mendapatkan kerja pertama mereka. mereka pasangan yang serasi, romeo dan juliet kalo masih idup bakalan iri liat mereka.

hal yang membuat iri adalah erika merupakan anak pejabat di kotanya, sedangkan pandu adalah anak dari pengusaha yang ga kaya kaya amat tapi bisa lah beli ninja sama mobil xenia. walaupun strata pandu lebih rendah dari erika, namun pandu pantang menggunakan uang erika untuk pacaran. pandu selalu mengumpulkan uang jajannya dimasa kuliah untuk membahagiakan erika.  begitu juga sebaliknya, erika mengerti keadaan ekonomi pandu yang buat beli bensin motornya aja masih premium. erika tidak pernah menuntut banyak hal, contohnya untuk pergi ke taman safari di bogor erika mampu menunggu 1 tahun hingga akhrinya pandu memiliki uang untuk pergi ke taman safari.

namun kebahagiaan mereka hanya dapat dirasakan oleh orang lain, tidak dengan mereka sendiri. orang tua erika tidak setuju erika berpacaran dengan pandu. dengan alasan... sampai sekarang pandu belum tau apa alasan orang tua erika melarang pandu berhubungan dengan anaknya.

sampai suatu ketika, erika dan pandu lulus dari kuliah. pandu berjanji bahwa setelah dia sukses, dia akan menemui orang tua erika dan meminta restu untuk hubungan mereka yang lebih serius. erika dan pandu sama sama memiliki jalur rezeki di bidang perbankan. mereka berdua bekerja di bank yang berbeda. pandu seorang pria yang memegang teguh setiap janji dan perkataannya. tanpa basa basi, setelah ia bekerja beberapa bulan, ia mendatangi keluarga erika untuk meminta restu.

namun malang tak dapat di lampai oleh sekali dayung...

restu tak di dapat, dan erika diminta untuk menjauhi pandu selamanya. erika diminta memilih antara pandu atau keluarganya. pertanyaan rektorika ini adalah ancaman bagi hubungan erika dan pandu yang sudah bertahun tahun aman.

dari masalah ini pandu tetap bersikukuh bahwa erika adalah jodohnya. ia meyakinkan erika bahwa dia bisa menjadi orang yang membanggakan bagi keluarganya dan keluarga erika. erika mendukung usaha pandu untuk berusaha.

pandu yang karyawan bank swasta memiliki gaji yang tidak jauh berbeda dengan erika. pandu memikirkan cara bagaimana ia mendapatkan uang yang lebih banyak sehingga ia dapat menyekolahkan s2 erika dengan uangnya / menikahinya dengan uang pribadinya.

pandu yang memiliki basic ilmu programmer mencari cari pekerjaan freelance di jobsDB dan Jobstreet. usahanya setiap hari mengirim 80 lamaran tidak sia sia. ia diterima di 3 perusahaan dan dapat bekerja bersamaan. 1 perusahaan televisi dimana ia masuk office hour, kemudian dimalam hari ia bekerja sebagai data security yang ia kerjakan dirumah, dan yang di akhir pekan ia bekerja sebagai technical manager pada sebuah perusahaan event organizer.

1 bulan erika dan pandu kurang erat berhubungan karena sibuknya pandu dengan 3 pekerjaannya dan erika yang masih berfikir jalan mana yang harus di pilih, memilih erika yang selama ini lebih dekat dengannya deibanding keluarganya atau memilih keluarganya yang memang tidak mungkin ia tolak?

dari 3 pekerjannya tadi, pandu mampu membayar DP rumah kecil secara KPR di daerah Depok, Jawa barat. ia membeli ini karena ia ingin memberikan hadiah kepada sang pujaan hari erika. ia ingin memberikan hadiah ini ketika malam minggu sembari melamarnya secara unofficial.

rabu, pandu membuat janji ke erika bahwa hari sabtu ia akan mengajaknya makan malam disebuah mall di jakarta. namun ternyata, erika menolak ajakan itu dengan alasan ia pergi dengan temannya. disini pandu tidak curiga sama sekali dengan erika, sampai erika mengatakan "du, apakah kita bisa tetap bersahabat walaupun kita memiliki pasangan lain?"

membaca statement erika ini, pandu shock... lalu ia kembali bertanya pada erika "kenapa kamu bicara seperti itu? apakah kamu sudah ada penggantiku?"

dan erika menjawab "iya ndu..."

setelah itu... gue gatau lagi kabar pandu :)

Jumat, 27 Maret 2015

sesal...



sian bat nih orang, di pantai aja sedih

Menyesal dalam hidup manusia itu wajar banget. Apalagi menyesal dengan pilihan sendiri. Itu rasanya kaya diselengkat sama hulk. 

Lulus dari SMP, gue bingung mau masuk SMA mana. Awalnya ditawarin bokap ke SMA tempat dia kerja, tp karena gue anaknya anti mainstream akhirnya gue masuk salah 1 STM di Jakarta pusat. Ya, badan gue yg minimalis dan muka gue yg sok cute sampe abang abang bis kalo nagih goceng ke gue suka ga tega ini memberanikan diri masuk stm. Gue berharap dengan masuk stm gue bisa merubah dunia. 

Antara salah ga salah gue pilih stm. Kenapa gitu? Gue stm jurusan multimedia. Dr namanya aja “MULTIMEDIA” keren bgt kan? Gue berharap lulus dr sini, gue bias menguasai beberapa software dan hardware berbau media. Tetapi…

Pas gue masuk sana, sama sekali ga ada dipikiran gue…

Gurunya alay… ya gurunya alay…

Gue dr kecil di Jakarta selatan yg menurut gue kiblat gaul endonesa, masuk ke daerah yg ga gaul gini hati gue merasa pupus. Tp sebenrenya gaul yg gue mksd bukan cara fashion sih, tp dr cara ngajar dan komunikasi gurunya.

Dr awal masuk, sampe keluar jujur gue dapet ilmu apa apa (selain ilmu sabar, karena gue mesti sabar bgt ngadepin orang orang disana). Setiap guru gue mau ngajarin sesuatu, dia menyampaikan kurang jelas. Bahkan temen temen gue sering nanyanya sama gue, bukan sama guru gue (bukannya sombong ehe ehe ehe).

Beruntunglah gue punya hp bs dipake gugling, jd guru gue baru bilang A, gue udah sampe K…
Pernah suatu ketika gue lg ngebahas soal buat ujian. Seperti sekolah pada umumnya kita bahas soal tahun lalu dan diiringi diskusi kenapa jawabannya seperti itu. Lalu ada 1 pertanyaan yg gue lupa apa jawabannya. Yg pasti tentang penggunaan plug-in pada software video editing.

Waktu itu di soal tahun lalu jawabannya sudah di isi, tp gue tau isi itu salah. Karena sistemnya diskusi, gue akhirnya memberanikan diri bilang kalo jawaban di kertas ujian ini salah. Dari situ guru gue lgsg bilang kalo jawaban di lembar kertas itu bener.

Akhirnya gue sama guru gue berdebat secara logika. Karena gue capek pake logika, akhirnya gue gugling. 

Setelah gugling WALAAAA!!! JAWABAN GUE YANG BENER!!! HA HA HA FAK YU!!!

Dan kalian tau guru gue bilang apa? “ya bias aja gugel salah…” (gue inget persis dia ngomong gini)
MHAND…!!! GOOGLE BISA SALAH?!!! (ya bisa sih, tp kan…)

Setelah denger itu, respect gue sudah bhay lah sama guru itu…

Tp ada 1 guru yg gue hormati sangat sampai saat ini, namanya Mrs. Esta guru Bahasa inggris gue. Dia yang bikin gue berani mengungkapkan pendapat kalo itu bener. Gue sampe sekarang berani ngomong karena dia. seengaknya 3 tahun disana gue dpt ilmu walaupun sedikit…

Selasa, 04 November 2014

Sandang, Pangan, Papan dan Wifi

20 tahun jadi anak gaul mengharuskan gue menghalalkan segala cara untuk tetep eksis baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Banyak hal yang harus dikorbankan demi menjadi "anak mas" di riyuhnya ibukota ini.

Perjuangan anak muda di abad 21 berbeda dengan anak muda di jaman EDO kuno. pada jaman penjajahan dulu, anak muda diajarkan berperang dan mencintai bangsanya sampai mati. Akan tetapi, anak muda di abad 21 dianjurkan jangan sampai smartphone mati dan pake data habis. itu hanya salah 1 contoh, masih banyak hal yang menjadi beban para remaja di abad 21.

1. Paket Internet


seperti opening diatas, paket internet di indonesia sebenernya ga begitu mahal, cuma uang jajan kita aja yang kurang. atau emang kita yang gabisa manage uang dengan baik. paket internet di indonesia juga kurang ajar, ada yang bilang unlimited, ternyata cuma bisa buka 10 situs(itu juga kadang gambarnya ga keluar). Ada lagi paket internet yang 10ribu dapet 15GB, tapi ternyata dipakenya jam 1 pagi sampe jam 6 pagi...

2. Baju distro tiap bulan ganti model
mas masnya ngapain nyiuminketek coba?

ini juga nyebelin sih, bulan ini gue niat beli kemeja yg banyak titit tititnya gitu di sekujur kemeja. eh pas gue udah ada duit buat beli, gue ke tokonya lagi udah ganti model. yang begini nyusahin keluarga cendana nih. kalo gue pake kemeja item terus, ntar gue dikira bimo. jd yaudahlah gue gapake baju deh

3. sepatu lari mesti dipake ke mol

banyak orang yang pake sepatu running buat ke mall. namanya anak muda, pasti ingin beda. lama lama orang kondangan ga pake batik tp pake swimsuit dah. gue pernah ngikutin gaya anak muda yang begini. gue beli sepatu running terus gue jalan jalan pake itu selama 4 jam. pulang dari jalan jalan, kaki gue memar memar. jd sepatu running ya di desaign buat gesekan yang kenceng(pas kita lari). kalo pas jalan kaki biasa mah malah bikin lecet

4. makan minimal fastfood

ngajak makan temen atau pasangan ga mungkin di warteg jamilah, minimal MCD atau warung warung samping margonda minimal. inget ya, minimal disini berarti kalo pas kita ga ada duit lg buat kehidupan baru deh kita makan disni. kalo engga? kita maluu. sebagai abak muda masa dandan keren keren tapi makannya pake nasi+usus+teri+kuah?

5. parfum 48x semprot baru wangi
nih mbaknya pake parfum apa horny?

parfum ori di mall harganya mahal banget sob, kadang bisa sampe jutaan. anak muda mengakalinya dengan beli parfum yang KW atau parfum refill di pinggi jalan. emang murah dan wanginya lumayan, tapi ada 1 jeleknya. kalo disemprot sekali wanginya ga keluar. mesti 48x baru agak terasa
 
6. menjaga silaturahmi berkedok MLM

"apakah anda punya mimpi?" kalo pernah denger kata ini, fix lo pernah di prospek sama anggota MLM dan dijanjiin kapal pesiar sama mobil BMW. fucknya ini sering terjadi di anak muda yang pengen duit cepet. mereka lomba lomba ikut MLM lalu prospek temen temen SD/SMP/SMA/Kuliah/Kantor-nya. ini yang bikin anak muda mesti tabah setiap tiba tiba diajak ketemuan sama temen lamanya

7. di sms mantan
maaf pake poto mantan gue beneran biar asik

move on adalah jalan terbaik. dan kalo move flip adalah jalan terbalik. move on itu sebenernya ga susah, tp lo kaya bakal ngerasa di kanan lo api, kiri lo api, depan lo api, belakang lo api, atas lo api, bawah lo api... iya lo ada di neraka soalnya. beda tipis sama neraka, move on butuh jiwa yang bersih untuk lepas dari jeratannya. tetapi, setelah kita bersih, terkadang mantan yang bajingan suka ngajak ketemu... ini adalah penyebab 30% anak mati muda

8. enip sebulan sekali

hal bego yang selalu dilakukan anak muda tapi emang wajib dilakukan biar gaul adala ngerayain enip sebulan sekali. anak muda jaman sekarang dituntut tiap sebulan sekali beliin kado pasangannya biar romantis. minimal bunga, pake coklat sama diajak dinner sky dinning. kalo ga punya duit? berpura puralah sakit.



Jumat, 24 Oktober 2014

Merundung Rasa

mirip gue ya kalo dr belakang


ini kali pertama gue ngeblog lg setelah sekian lama vakum karena urusan kampus. sekarang gue udah ada gelar AM alias ahli madia. itu adalah gelar buat orang yg udah D3. sekarang adalah 1 tahun terakhir gue ada di kampus tercinta. makanya gue mau belajar serius biar pas sarjana, nilai gue ga jelek jelek amat.

ngomongin masalah nilai, sebenernya ada masalah yg baru baru ini gue alami. sebenernya gue ga ngalamin, hidou gue baik baik aja sampe detik ini. tp ini di alamin sama adek gue dan pacarnya. iya gue kali ini ga ngomongin orang lain, melainkan gue mau ngomongin adek gue sendiri.

ade gue yg pertama, sebut aja kiting sekarang udah masuk kuliah. dia keterima (emang dia gamau negeri) di UAI jurusan komunikasi. sebenernya gue gatau apa coba yg dipelajarin di komunikasi? padahal tiap hari kita berkomunikasi sama orang orang disekitar kita? yaudahlah, berarti ada 1 lg jurusan yg ga penting selain antrop... he he he...

ini adalah masalah percintaan adek gue sama pacarnya, R& (re: ardan). kitz dan r& udah lama pacaran. kalo ga salah dari kelas 2 sma. kalo gue perhatiin, si r& anaknya baik. suka main kerumah, terus kalo denger adzan dia ke mesjid deket rumah. gue aja yg rumahnya deket mesjid, dateng ke mesjid cuma pas jumatan sama bagi bagi angpao lebaran aja.

keluarganya si r& jg udah kenal sama keluarga gue. waktu itu pernah adek gue diajak ke lampung sama keluarganya. semua transport dan akomodasi ditanggung sama keluarganya r&. udah kaya menang kuis kan tuh.

tapi, ada yang aneh setelah beberapa bulan adek gue kuliah...

awalnya sih gue ga gitu curiga ya sama adek gue. gue kuliah kan jurusan yang neliti program komputer, bukan program hidup adek gue. tapi kalo gue perhatiin, makin lama kok si r& ini jarang bgt kerumah. biasanya seminggu sekali pasti ada waktu buat kerumah.

btw, kasian si r& ini. usut punya usut. doi ga dibolehin kuliah kalo ga negeri sama orang tuanya. kalo mau swasta boleh, tp harus di luar negeri. nah sayangnya kemarin dia ga diterima di negeri. jd dia mau les dulu+belajar setahun abis itu nyoba lagi.

gue sedih denger kenyataan itu. masih ada aja orang tua yang pikirannya tertutup kaya gitu. gue kalo jd r& mungkin akan kuliah di kampus yg biasak bgt, sambil kerja jd supir. gpp ga digaji asal dikuliahin. seengaknya gue ga buang waktu setahun buat gambling kampus.

tp namanya malang tak dapat di kolak, dubur tak bisa diraih. eh bisa sih diraih, pas cebok? halah!

jd si r& ini anak bungsu, jd rada takut sama orang tuanya. jd ya mau gamau dia nurutin deh. untungnya doi atlet besbol (kalo ga salah sih) jd doi ada kegitan latihan gitu tiap hari. semoga aja dia jd atlet besbol beneran.

balik ke masalah adek gue. karena pacarnya si r& gapernah kerumah lg, nyokap gue curiga. dan nyokap pun nanya gue.

"ki, itu si depi udah ga sama r& lg ya?"
gatau mak, aku ga peduli sama hal itu. yg aku peduliin cuma kenapa onad keluar dr killing me inside

nyokap gue yg lumayan deket sama r& ini jg khawatir. jangan jangan si r& jd zombie, makanya ga dateng dateng kerumah.

ga lama gue ngomongin ginian sama emak, tiba tiba adek gue pulang naik motor piksyen sama cowo. dr sini gue mulai curiga...

apakah itu pacar barunya kiting? kok bisa?

bsknya malem minggu, kebetulan pedeyn lg disuruh jagain jendral dirumah, jd gue ga kemana mana. gue liat adek gue dandan kaya mau pergi. terus ternyata bener. dia mau pergi. awalnya gue pikir dia mau pergi sama r&, tp ternyata dugaan gue salah. dia dijemput sama cowo naik mobil preed.


dalem hati gue langsung bergumam "bajingan, anak muda jaman sekarang kenapa mobilnya bagus bagus sih!!!"

skip sampe pukul 10, adek gue pulang sambil nenteng boneka beruang gede ada tulisannya "ai luph u". gue langsug mikir "wah, abis di tembak nih kayanya doi". tp abis mikir gitu, gue langsung sedih.

gimana nasib r&? kasian doi.

kalo gue ada di posisi r&, gampang bagi gue buat nyari cewe lg karena gue ganteng. lha r&? ga jelek jg sih. tp ya gantengan gue tetep!

jujur gue sedih banget ngeliat hal ini. gue liat si r& ini tulus bener ama adek gue. sampe sampe dia pernah jemput ade gue naik mobil bapaknya demi adek gue. gue inget perjuangan gue pas gue muda dulu jadinya.

r& tiap hari anter jemput pas ade gue sekolah, pasti dia nyisihin uangnya buat jalan sama adek gue, blm lg dia harus menanggung pikiran tentang kuliahnya. gila!!! berat bgt sob cobaan lu!!

andai gue bisa bantu, gue bakal bantu. tp gue gatau sih gimana cara bantunya? gue gamungkin nyuruh ade gue biar jauh sama pacarnya yg sekarang (gue gatau itu udah jd pacarnya apa belom).  gue jg gatau masalah apa yang menimpa kalian. tapi gue harap kalian bersama lagi (ini drama amat)

tepi kalo emang bener adek gue berpaling ke cowo lain, semoga elu dapet cewe yg lebih baik dibanding ade gue. gue yakin lu pasti dapet cewe yg lebih baik. dulu gue galau 3 bulan baru dapet pede. semoga nasib lu lebih beruntung dari gue dan. kalo lo baca ini, gue harap lu bisa lebih baik.


Sabtu, 10 Mei 2014

improvisasi hingga ke sukma

masih inget ga sih waktu pertama kali pede minta helm bebek kuning? iya yang ini helm pede.
semenjak hari itu gue kemana mana sama pede pake helm itu, dengan motor beat gue yg oren tentunya.

2 minggu lalu ada kejadian yg menyentuh hingga ke sukma. ternyata, selain ini helm imut bingitz, helm ini juga bisa bantuin gue dapet pahala di jalan.

berawal dari gue pulang bareng sama pede, dan nganter pede ke rumahnya, otomatis setelah nge-drop pede gue naik motor sendiri dan tpi helm gue bawa 2. jalur dari rumah pede kerumah gue yaitu melewati melayu village(kampung melayu), tebet, pancoran, mampang.

bagi yg anak selatan pasti tau polisi di pancoran kadang suka ngumpet di balik pohon. saking niatnya kadang mereka pake baju polisi warna ijo motif daon seledri, biar bisa nyaru sama pohon.

jd gue di pancoran, waktu itu siang menuju sore sekitar jam 3an lah. motor mobil belum begitu rame lewat pancoran. tiba tiba di samping gue ada sepasang bapak ibu sekitar umur 40 tahunan dan ada anak umur 8tahunan naik motor supra x.

ibu itu ga berenti2 ngipas2in anak tersebut. gue berpikir awalnya "kasian ya anak itu, saking kepanasannya itu anak dikipasin ibunya". gue terharu sama ibu tersebut.

nah ga lama gue dan motor td berenti di lampu merah (ya karena merah. kalo ijo berenti ntar diklaksonin). motor itu di depan kanan gue. gue masih perhatiin tuh orang yg td naik motor td. kok ibu ibunya kayanya sedih ya mukanya. gue bisa liat mukanya sedih soalnya doski gapake helm cyin. gue jg bingung itu berani bener gapake helm lewat pancoran.

yaudahlah, itu urusan dia. bukan urusan gue. mungkin dia saking panasnya makanya sedih.

ga lama mereka di samperin polisi...

ya, ibunya gapake helm jd dia di tilang. gue liatin polisi itu nunjuk nunjuk surat tilang gitu ke ibu ibu itu dan ibu ibu itu gantian nunjuk nunjuk anaknya yang dari tadi gue liatin kok ga bergerak ya. ibu ibu itu kesel sampe nangis kalo ga salah liat. gue kasian sama ibu itu, tapi gue ga kenal. karena tak kenal maka tak sayang... *apasih*


lampu ijo pun tiba, gue menyambutnya dengan gas yg gue pijit tanpa plus plus.tanpa pikir panjang dan gue gatau apa yang merasuki otak gue, gue tiba tiba nyamperin ibu ibu tadi di pos polisi.

sampe pos polisi gue (kalo ga salah denger lagi) ibu itu bilang anaknya lg pingsan. gue kaget pas denger itu. kok ya polisi tega gitu lho, tp ya emang udah tugasnya sih.

akhirnya gue dengan sotoy bin berani ngasih helm cewe gue ke ibu itu. gue bilang "ibu gimana sih, masa pergi naik motor gapake helm?untung aku bawain helm nih".

gue dengan spontan tp tanpa uhuy ngomong seakan akan dia ibu gue yang helmnya ketinggalan dirumah gitu.

gue deg deg-an nunggu respon ibu ibu itu kaya orang mau di hukum gantung tapi pake kawat berduri tp kawatnya plastik tapi plastiknya plastik cap lion star.

gue takut ibunya bilang "kamu siapa?" hancur sudah dunia persilata keong putih.

ibunya diem aja sambil ngelap air mata dan liat gue... ga lama suaminya nyaud

"lho mi?kamu ngikutin bapak toh?kamu ga jualan?adekmu td ajshdaheudhaed (gue ga denger dia ngomong apa) sampe demam gini lho. td buru buru makanya lupa bawa helm"

oke sip. bapaknya yg improv, gue aman sambil ngomong dalem hati yakali gue pake kemeja gini dagang?!!

akhirnya gue bilang ke bapak itu "iya td kata mas bayu(bayu anak kos gue pdhl) bapak sama ibu ke puskesmas, tp kok aku liat helmnya ibu masih dirumah, makanya aku anterin. eh pas lampu merah aku liat ibu di stop polisi.yaudah nih helmnya. aku lgsg ke toko aja (gatau toko sape)"

polisi jg nanya ke gue sebenernya, dia nanya itu orang tua gue apa bukan. sampe gue minta maaf kalo orang tua td salah soalnya buru buru. padahal mereka bukan orang tua gue. boro boro orang tua, liat aje baru sekali.

polisi akhirnya ngebebasin mereka tanpa embel embel duit sedikitpun. gue dan pasangan tadi akhirnya jalan. dan ibu itu pake helm gue. gue lupa nanya anaknya kenapa, yg pasti mereka mau ke puskesmas auri yg gue sendiri gatau itu dimana.

sekitar 5KM dr pos polisi mereka berenti depan gue (iya gue ikutin mereka, secara helm gue cyin). ibu itu ngebalikin helm ke gue sambil bilang makasih pake nyium nyium tangan gue (padahal gue pake glove kalo naik motor).

dia bilang puskesmasnya udah deket dari sini, dan ke depan lagi ga ada polisi. yaudah jd dibalikin helmnya ke gue.

yaudah akhirnya gue pulang.

sampe saat ini pede belum tau helmnya dipake ibu ibu. yaudahlah gapapa...

Rabu, 05 Februari 2014

Tutorial Flappy Bird Biar Seribu++

belakangan ini ada game burung yang tiap kita main pasti manggil si burung dengan sebutan anjing, syetan, atau nama mantan yg ngambil jaket kita tp ga dialikin.

iya bener, judulnya "Flappy Bird"...

gue tau mainan ini dr adix temen kampus gue. setelah gue download ternyata ini mainannya persis sama kaya mainan helikopter di hp china. tp lebih susah sih. sama gambarnya lebih bagus. sama sound efectnya udah poliponik.

3 hari maen, gue sebel. karena score gue mentok di 94 (kata orang ini udah keren). gue gabisa diatas itu. huhu

gue solat tahajud minta score, eh ternyata gue dikasih sama Tuhan lebih dr score...

gue dikasih mukjizat...

ibaratnya, kalo di jaman nabi udah ada game ini, gue jd nabi yg dapat merubah score sesuai keinginan...

langsung aja. hal yg perlu disiapkan sebelum ritual ini adalah :

  1. niat 
  2. handphone android yg di root
  3. root explorer
udah itu aja. ga susah dan ga ribet. buat ios gue gatau caranya. maklum hp gue diatasnya iphone sih(re: andromax u).

hal pertama yg mesti dilakukan adalah 

1. bukaa root explorer

2. cari folder data
3. cari folder data lagi
4. cari folder com.dotgears.flappybird

5. cari folder shared_prefs
6. klik di flappybird.xml
7. pilih open in text editor
8. ntar bakalan muncul notepad gt. 
9. edit deh angka score sesuka hati
10. save






selesai